Daging Olahan Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Usus

Tentunya tidak sedikit orang yang menyukai daging olahan, namun tahukan anda bahwa sering mengkonsumsi daging olahan dapat meningkatkan risiko kanker usus ? Jika memang anda belum mengetahui hal tersebut. Kini ada bisa menyimak informasi lebih lengkapnya dalam artikel ini.

Namun, sebelum kami membahas mengenai daging olahan dapat meningkatkan risiko kanker usus, terlebih dahulu kami akan memberikan anda informasi mengenai kanker usus itu sendiri.

Daging Olahan Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Usus

Kanker usus merupakan salah satu jenis kanker yang cukup sering kita temui, terutama pada pria dan wanita yang berusia 50 tahun keatas. Patut anda sadari bahwa penyakit ini tidak hanya terjadi pada pria dan wanita dengan usia 50 tahun keatas tetapi anak-anak pun bisa menderita penyakit yang satu ini.

Gejala Kanker Usus

Berikut ini adalah beberapa gejala umum yang paling sering dirasakan oleh para penderita kanker usus, diantaranya :

  • Kotoran bercampur darah
  • Berubahnya tekstur kepadatan pada kotoran
  • Menurunnya berat badan
  • Nyeri atau kram pada bagian perut
  • Nafsu makan menurun
  • Konstipasi
  • Meningkatnya frekuensi buang air besar
  • Perut kembung
  • Sembelit
  • Kekurangan zat besi

Penyebab Kanker Usus

Meski sampai saat ini penyebab kanker usus masih belum diketahu secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan seseorang berisiko tinggi terkena penyakit ini, dimana faktor tersebut sebagai berikut :

  • Merokok
  • Kekurangan serat
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol
  • Terlalu banyak mengkonsumsi daging
  • Kurang olahraga
  • Berusia diatas 50 tahun
  • Menderita penyakit gangguan pencernaan
  • Kegemukan atau obesitas
  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit kanker usus

Membicarakan mengenai daging olahan, tentunya semua orang suka dengan daging olahan. Namun, jika anda terlalu sering atau terlalu banyak mengkonsumsi daging olahan dapat meningkatkan risiko kanker usus. Ingin tahu seperti apa penjelasnnya ? Simak ulasan berikut ini.

Daging Olahan Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Usus

Memang penyebab kanker usus itu sangat beragam dan belum diketahui secara pasti. Meski begitu, beberapa penelitian menemukan bahwa daging olahan atau kemasan ternyata sangat berpotensi tinggi dalam menyebabkan kanker usus . Diperkirakan setiap tahunnya lebih dari 34.000 orang meniggal dunia karena kanker yang diakibatkan terlalu banyaknya mengkonsumsi daging olahan.

Belum lama ini WHO menyatakan bahwa daging olahan atau kemsan masuk kedalam daftar makanan karsinogenik yang berpotensi menyebabkan kanker. Dimana daging olahan ini meliputi sosis, ham, daging asap, kornet, salami, dengdeng dan jenis daging olahan lainnya.

Daging olahan sendiri merupakan daging sapi, kambing, ayam, domba atau babi yang sudah mengalami perubahan, baik perubahan bentuk maupun rasa. Biasanya peroses pengolahan dengan fermentasi, pengasapan, pengawetan tersebut dilakukan dengan mencampurkan zat-zat kimia pada daging.

Nah, zat tambahan tersebutlah yang dipercaya dapat mengubah kandungan daging, yang pada akhirnya daging tersebut bisa meningkatkan risiko kanker.

Benarkah sering mengkonasumsi daging olahan lebih dari 50 gram/hari bisa meningkatkan risiko kanker usus ?

Para penelitan menyimpulkan bahwa mengkonsumsi lebih dari 50 gram daging olahan pada setiap harinya bisa meningkatkan risiko kanker usus hingga 18%. Meski angka persentase tersebut masih relatif sedikit, namun risiko kanker usus ini akan meningkat sesuai dengan jumlah daging yang dikonsumsi oleh anda pada setiah harinya.

Para penelitian juga mengatakan adanya keterkaitan positif antara mengkonsumsi daging merah dengan meningkatnya jumlah kaner usus, kanker pankreas serta kanker prostat.

Meskipun begitu, para peneliti mengatakan bahwa data tersebut hanyalah sebuah informasi yang wajib anda ketahui, namun jangan jadikan informasi tersebut sebagai larangan bahwa manusia dilarang untuk mengkonsumsi daging merah.

Pentingnya Menerapkan Pola Hidup Sehat Secara Keseluruhan

Meski daging olahan dan daging merah sangat berpotensi meningkatkan risiko kanker, bukan berarti anda tidak diperbolehkan mengkonsumsi kedua jenis makan tersebut. Anda bisa mengkonsumsi kedua jenis makan tersebut asalkan dengan jumlah yang sedikit dan terkontrol, hal tersebut tentu tidak akan berdampak buruk tehadap kesehatan.

Selain itu, anda juga harus menerapkan pola hidup sehat lainnya. Cara ini biasa anda mula dengan memperhatikan asupan makan yang akan anda konsumsi sehari-hari. Harus anda pastikan makanan yang akan anda konsumsi itu mengandung gizi yang seimbang seperti karbohidrat, protein dan serat dari buah dan sayur.

Tidak hanya itu saja, tetapi anda juga harus mengontrol berat badan, berhenti merokok serta mengurangi konsumsi minuman yang beralkohol. Dan yang paling terpenting yang wajib anda lakukan ialah berolahraga baik itu hanya sekedar jalan kaki, bersepeda, bersih-bersih rumah atau olahraga lain yang mungkin anda gemari.

Simak Juga : Jenis Buah Yang Boleh Dimakan Penderita Kanker Usus

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan pada kali ini. Semoga informasi ditasa dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda. Terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak halaman sedrhana kami ini.

Psot By : Obat Kanker Usus Alami

1 Trackback / Pingback

  1. Inilah Alasan Kenapa Penderita Kanker Usus Harus Banyak Makan Serat ?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*